Udara yang kian menggigil
Udara belum menjemput sang surya pagi
Terlihat seorang anak kecil
Menenteng sebuah gitar mungil
Berjalan menyusuri trotoar yang tak begitu ramai
Nada demi nada ia lantunkan
Syair demi syair ia senandungkan
Tak peduli banyak mata yang memandangnya
Tak peduli banyak jiwa yang membencinya
Karena yang ia lakukan benar dan halal
Mengapa ia harus
memperdulikannya
Anak yang malang..
Kau terlihat begitu ceria didepan mereka
Yang kau lakukan hanya menghiburnya
Untuk mendapatkan sekeping receh yang berharga

Tidak ada komentar:
Posting Komentar